Berikut ini kultwit @GUAdalaJUARA beberapa minggu kemaren. Dalam rangka persiapan MONEV PKM DIKTI, kami berbagi sedikit tips tentang monev ini. Daripada dibuang sayang, kami upload kultwit ini. Siapa tahu bisa jadi pelajaran untuk presentasi-presentasi serupa di ajang lomba yang lain.😀
selamat menikmati.

salam JUARA dari GUAdalaJUARA :> 

1)    Sekitar dua atau tiga minggu ke depan MONEV PKM akan diadakan, bagaimana kabar progress kegiatan teman teman sekalian?😀

2)    siap mateng apa gosong di dadar dimonev? :p. Apa yang perlu dipersiapakan untuk monev? Hm ayo kita diskusikan sedikit disini.

3)    kita tahu, tidak banyak diantara kita progress pelaksanaan PKM nya berjalan dengan lancar dan sempurna.

4)    Ada yang keteteran sama kuliah. Banyak praktikum. Ato malah ditinggal KP.  -,-* (ga papa deh asal duitnya ga dikemanain :p)

5)    yang pertama harus kita sadari adalah, -> “kita akan segera MONEV PKM” . maksudnya? biasanya karena panik dengan waktu yang tinggal sedikit ini,

6)    kita justru tidak fokus untuk “merampungkan” kegiatan agar siap dilaporkan di monev. Tapi malah berusaha idealis, mengikuti

7)    rencana kegiatan yang kita susun sedari awal sekalipun rencana idealmu itu baru kamu laksanakan 20-40%.

8)    Alhasil, tim mu keteteran grudak gruduk buru buru pengen menyelesaikan begitu banyak tahapan kegiatan dalam waktu dua minggu.

9)    Yang ada, kualitas kerja mu buruk, atau malah rencana kegiatanmu yang harusnya dilaksanakan sebelum monev,

10) belum bisa selesai karena singkatnya waktu. Pas dilaporin di monev, jadi berantakan deh kegiatanmu, trus ga lolos pimnas.

11) Dalam pelaporan di monev, susunlah laporanmu dengan sudut pandang bahwa “semua baik baik saja”. Jika memang ada tahap kegiatan

12) yang belum dilaksanakan, anggaplah bahwa hal itu 1. Kegiatan yg memang tdk pernah direncakanan sedari awal, atau

13) 2. Akan dilaksanakan namun memiliki porsi yang kecil(remeh)bila dibandingkan dengan keseluruhan kegiatan, dan kesannya

14) sebagai tahap pungkasan (tahap pengakhir) dari serentetan kegiatan sedari awal.

15) Presentasi, dalam presentasi ada berbagai macam gaya, yang sering kita kenal adalah gaya santai tapi serius seperti

16) pembawa acara farhan dalam “tatap muka” di tv one, atau gaya formal seperti pembawa berita. Manakah yang baik?

17) Semua oke, yang penting just be yourself. Kamu lebih nyaman yang mana, lakukan saja.😀

18) Susunlah presentasi yang terstruktur, mengandung alur cerita, dan jelas. Usahakan tidak menimbulkan pertanyaan bagi pendengar (reviewer).

19) Meski ada juga trik untuk sengaja membuat presentasi tidak jelas agar memancing reviewer menanyakannya di sesi Tanya jawab.

20) (ini trik kalo waktu presentasi terlalu singkat.) tapi hati hati, bisa jadi boomerang kalo kamu ga pandai memilih bahan yang…😀

21) Yang akan dipresentasikan dang a pinter mengarahkan pembicaraan ketika diskusi dengan reviewer. 

22) Susunlah presentasi yang “enak dipandang” mudah dicerna dan mudah diingat. Bagaimana caranya? Mulai dari lay out presentasi,

23) Pembawaan presenter. Menunjukkan produk. Peragaan produk. Kasih hadiah. Nyuruh reviewer nyoba dan menyaksikan langsung hasil karyamu.

24) Pake kostum yang meriah. Sampe bikin yel yel. Tinggal sekreatif apa kamu. Lalu lakukanlah.😀 ga perlu malu.think out of the box

25) Tentang fokusan persiapan. Kita tinjau dari lembar penilaian monev. Hayoo yang kelupaan lembar penilaian, baca lagi tuh panduan PKM taun kemaren.

26) Noh link nya http://img.dikti.go.id/wp-content/uploads/2012/09/Panduan-PKM-2012_Revisi11.pdf. Simaklah mulai hal 24

27) Dari semua bidang PKM, ada 7 poin penting penilaian. Apa itu? Target luaran, metode, ketercapaian target luaran,

28) kesesuaian pelaksanaan, kekompakan tim pelaksana, peranan pembimbing, dan potensi khusus. 7 faktor inilah yang harus

29) kita persiapkan sebaikbaiknya. Oke kita lihat lebih jauh. Dari 7 poin itu, ada 4 yang bobotnya paling rendah dan sama,

30) target luaran, metode, kesesuaian pelaksanaan dan kekompakan tim pelaksana. Ke 4 faktor ini, mustinya teman teman sudah beres semua,

31) sempurna ga ada hambatan. Semua pesaing seindonesia harusnya sudah rampung juga nyiapin ini.😀 trus gimana kalo masih keteteran?

32) Hmmm puter otak dulu deh yaa pasti ada jalan keluarnya😀.

33) Penekanan sebagai #pembeda karyamu dari yang lain biar bisa jadi juara, kemungkinan besar berasal dari 3 faktor yg lain,

34) yaitu ketercapaian target luaran, peranan pembimbing, dan potensi khusus. Kita harus benar2 meyakinkan reviewer bahwa kita UNGGUL di poin2 ini.

35) Kalo kita urutkan, sesuai bobotnya, 1potensi khusus, 2ketercapaian target, 3peranan pembimbing. Ini beberapa contoh, diantaranya,

36) Misal kita bikin kompor gas digital (ada alarm, timer, remote, precision gas controlling, dll). Maka yakinkan bahwa ini adalah ide

37) original milik kita, belum diproduksi oleh orang lain (setidaknya di Indonesia). Selanjutnya, ketercapaian target,

38) missal target kita adalah produk ini sudah bisa disassembly, dan digunakan oleh ibu2 rumah tangga (dengan skala kecil dulu-misal di kampong kita).

39) Maka tunjukkan bahwa target ini telah tercapai. Missal bikin foto (sukur2 video) kamu demo produk di acara arisan ibu2 PKK.

40) Trus kamu foto juga (ato video) ibu ibu pada masak di dapur dapur mereka pake kompormu. Nah, masukin tuh video di presentasi.

41) Dengan begitu, target mu ada bukti nya kalo sudah tercapai. Kalo missal kamu ikut PKMK bikin kue dari bahan ubi sukun misalnya,

42) bawa tuh kue mu sama semua packaging2nya, brosur brosur nya, merchandisenya (kalo ada, bagusnya ada sih) dll. Tunjukin semua senjatamu ke reviewer.

43) Bukti bukti ini bisa juga berupa “pengakuan”. pengakuan ini bisa dari masyarakat yg menggunakannya-> bisa kamu wawancarai.

44) Atau kamu bikin aja research kecil2an, bikin survey ato polling sebelum dan sesudah menggunakan produkmu.

45) Bikin polling dan objek pengamatan yang sesuai, kalo bisa minimal 35 sample, dan 15 poin pertanyaan yang berbeda,

46) pergunakan  metode pertanyaan ya tidak, atau poin setuju sampai tidak setuju, dan ragu ragu, (1,2,3,4,5) 1 tidak setuju, 3 ragu, 5 setuju sekali.

47) Upayakan sesuai dengan standar sampling yang benar.😀 ayoo buka lagi buku statistika nya ya :p

48) pengakuan lain bisa berupa, testimoni tokoh (pejabat, artis, dll). Atau publikasi media cetak, tv, audio, dll.

49) Bisa juga “akan dipublikasi di” proceeding, paper, jurnal (nasionalo maupun internasional) atau

50) “akan dipresentasikan di” conference,seminar, summit, nasional maupun internasional. Dst.

51) Untuk factor factor penilaian lain, meskipun bobotnya kecil, tetep harus dipersiapkan dengan baik. Persiapkan jawaban2 dari pertanyaan2 “biasa”

52) Dari reviewer yang jadi pertimbangan utama mereka dalam mengisi lembar penilaian. Misal => “kalian pembagian tugasnya bagaimana?”,

53) “bimbingan dengan dosen seperti apa?” mimin yakin pertanyaan kek gini akan ditanyakan ke kalian. Dan siapin jawabannya dari sekarang ya!

54) Misal “saya bagian bikin proposal pak, dia bagian teknis produknya, mas yang ini bagian marketing pak, nah yang satu ini jago desain pak.”.

55) kalo yg dosen pembimbing, kalo bisa masukkan foto waktu kalian ngadep ke dosen pembimbing, syukur2 dosen pembimbing

56) juga ikutan ke “lapangan” terus kalian potret juga. Usahakan tidak #tertekan saat presentasi, terus senyum, dan #mata nya #isi hehe.

57) Alias pede dan yakin dengan program kalian. Bahwa program kalian itu telah berhasil dan pantas lolos #pimnas. Yang perlu diantisipasi.

58) Seringkali monev tu jadwalnya berubah ubah amburadul, ruwet. Mumet. Suntuk. Bahkan pengalaman mimin ada yang

59) sampe kebagian jam 9 ato 10 malem mereka nunggu di kampus. Apalagi reviewernya, cuapek minta ampun. Maka dari itu

60) presentasi yang #menarik #menonjol alias #mudahdiingat adalah suatu keharusan! Nah keluarin semua ide kreatif mu untuk satu hal ini ya!.😀

61) Tips terakhir, KENALI reviewermu! Ini juga PENTING! Caranya? Cari tau namanya. Asalnya dari univ mana? Tanya ke dosen di univmu

62) Semoga aja dosen mu kenal sama beliau, dan bisa ngasih sedikit gambaran bagaimana background pendidikan beliau, dan karakternya.

63) Hal ini akan membuatmu merasa lebih siap ketika berhadapan pertama kali dengan orang yang belum kamu kenal. Mental mu juga ga gampang down

64) kalo dah siap begini. Search lah di google, ttg latar belakang beliau. Pengetahuan tentang bidang reviewer ini membantumu

65) dalam menyusun presentasi yang baik dan mudah dipahami oleh reviewer. Bisa jadi kamu nya capek capek menerangkan pake

66) bahasa dewa (di bidangmu), tapi reviewernya “hanya pernah dengar” istilah2mu. Alhasil, presentasimu jadi “kurang menarik baginya.

67) Yups. Demikian kultwit tentang #monevpkm dari mimin #guadalajuara. Semoga memberi manfaat buat teman teman sekalian.

68) Salam dan teriakkan ketika kamu butuh semangat, bahwa kamu adalah juara! Gua adalah juara salam #GUAdalaJUARA😀 thanks!

69) Sedikit tambahan dari kultwit kemaren, kata kunci dari keberhasilan PKM mu adalah nilai #sustainabilitly ny, atau nilai #keberlanjutan.

70) Sederhananya, setelah PKM mu selesat…lalu “what’s next?” apa yang akan kamu lakukan? Apa rencanamu?

71) Kalo itu PKM P, bsa publikasi proceeding/jurnal, PKMT bisa berupa komersialisasi atau produksi dlm jumlah yg lebih besar.

72) PKMK bisa pembukaan cabang yg lebih banyak, atau diikutkan ke ajang lain utk dapat modal usaha tambahan.

73) Kalo PKMKC bisa berupa komersialisasi, ato up scale dari prototype ke real cases.

74) Dan kalo PKM M pastikan setelah kamu pergi dari masyarakat tempat kamu melaksanakan PKM mu,

75) program mu tetep bisa berjalan meski kamu sudah nggak ada disana. Ato bisa jadi kamu mau bikin program PKM M mu jadi social enterprise mu.

76) Itu juga keren. Nah tunjukkan itu semua pada reviewer. Tunjukkan bahwa PKM mu benar benar memliki nilai #keberlanjutan/#sustainable.

77) Yups, salam sukses. sampe jumpa di #mataram😀 jangan lupa ibadah, doa dan sedekah nya ya!